News Science

Buang Limbah Sembarangan, Tesla Kena Denda Ratusan Juta

Tesla akhirnya menyetujui untuk membayar denda sebesar USD 31 ribu atau sekitar Rp 440 juta .

TechDaily.id – Tesla akhirnya menyetujui untuk membayar denda sebesar USD 31 ribu atau sekitar Rp 440 juta kepada Environmental Protection Agency (EPA) karena melanggar aturan pembuangan limbah yang membahayakan lingkungan.

Selain denda, perusahaan milik Elon Musk ini juga diharuskan membeli peralatan keamanan senilai USD 55 ribu (Rp 780 juta) dari Fremont Fire Department.
Menurut laporan The Verge yang dilansir pada Rabu (3/4/2019), muara masalah ini berawal sejak 2017 lalu, ketika Tesla menimbun limbah berbahaya dari pabriknya di suatu tempat selama lebih dari 90 hari tanpa diketahui oleh EPA.
Ketika masalah ini sudah tercium oleh EPA, mereka langsung melakukan inspeksi mendadak yang dilakukan oleh California Department of Toxic Substances Control dan Bay Area Air Quality Management District di pabrik Tesla di Fremont, California, Amerika Serikat.
Setelah diinvestigasi, Tesla terbukti menimbun limbah cat yang mudah terbakar, 55 galon limbah berbahaya yang tempat penyimpannya tak ditutup, hingga melanggar standar emisi udara karena ada tiga lini transmisi di pabriknya yang mengalami kebocoran.
Hasilnya, Tesla terbukti melanggar sejumlah aturan dari Resource Conservation and Recovery Act dan beberapa peraturan lain, seperti tidak memenuhi aturan standar emisi udara, gagal memenuhi persyaratan soal limbah berbahaya, dan gagal dalam membuat tempat pemilahan limbah di pabriknya.
Setelah dinyatakan bersalah dan membayar denda, pihak Tesla mengklaim bahwa sejumlah fasilitas di pabriknya sudah diperbaiki dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
“16 bulan sejak kunjungan EPA, Tesla sudah memperbaiki masalah lingkungannya di bawah perintah VP Environmental, Health & Safecty Laurie Shelby,” kata juru bicara Tesla.
Meski Tesla kerap menggaungkan kampanye ramah lingkungan dengan mobil listriknya, namun perusahaan ini juga tetap memiliki sisi gelap.
Sebagai informasi, Tesla bukan hanya sekali melanggar aturan EPA. Pada tahun 2010 lalu, mereka juga didenda USD 275 ribu karena tidak mengantongi sertifikat layak pakai untuk mobil listrik mereka, Tesla Roadster.
Selain itu, Tesla juga sempat menerima denda pada 2018 sebesar USD 139 ribu karena polusi udara yang dihasilkan oleh pabriknya yang berlokasi di Fremont.
BACA JUGA
Gila, Peneliti Berambisi Bikin Wine di Planet Mars!
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close