MisteryScience

Bisakah Otak Manusia Terhubung Langsung Dengan Internet?

TechDaily.id – Majunya ilmu pengetahuan tentu akan memberikan dampak besar bagi perubahan pola fikir manusia. Saat ini saja, kecerdasan buatan (AI) tengah dikembangkan dan mulai tersedia di beragam ponsel. Lantas, apakah Kedepannya otak Manusia akan terhubung langsung dengan Internet?

Pertanyaan yang sedikit konyol ini mungkin bisa menjadi sebuah kenyataan, seiring dengan ‘maniak’ nya manusia akan ilmu pengetahuan dan sains.  Dilansir dari Metro (18/4), ilmuwan mengklaim dalam beberapa dekade kedepan manusia akan mengembangkan cara untuk menghubungkan otak mereka langsung ke internet.

Tujuan tersebut akan dicapai dengan menggunakan neural nanorobots, yang ditanamkan ke dalam tubuh manusia dan terhubung ke jaringan secara real time.

“Perangkat ini akan menavigasi pembuluh darah manusia, melewati pembatas darah-otak, dan secara tepat menempatkan diri di antara, atau bahkan dalam sel-sel otak. Mereka kemudian akan secara wireless mengirimkan informasi yang dikodekan ke dan dari jaringan superkomputer berbasis cloud untuk pemantauan keadaan otak secara real-time dan ekstraksi data,” ujar Penulis Senior Penelitian Robert Freites.

Selain itu, internet nantinya juga akan memberi manusia akses instan ke semua pengetahuan manusia kumulatif yang tersedia di cloud, ini juga bisa secara signifikan meningkatkan kapasitas dan kecerdasan belajar manusia.

Teknologi juga bisa memungkinkan penciptaan superbrain global yang akan menghubungkan jaringan otak manusia dan AI individu untuk pemikiran kolektif. Perkembangan ini mungkin tampak futuristik, tapi para ilmuwan mengklaim, superkomputer sekarang mampu menangani volume data saraf yang diperlukan untuk sistem semacam ini.

Sistem BrainNet manusia eksperimental telah diuji, memungkinkan pertukaran informasi melalui cloud di antara otak manusia secara individu. Dr Nuno Martins dari US Berkley menjelaskan, dengan kemajuan neural nanorobotic, superbrain semacam ini bisa memanfaatkan daya pikir dari sejumlah manusia dan mesin secara real-time.

“Kognisi bersama ini bisa merevolusi demokrasi, meningkatkan empati, dan pada akhirnya menyatukan berbagai kelompok budaya ke dalam masyarakat yang benar-benar global,” ujarnya.

Well, terlepas dari berhasil atau tidaknya pengembangan teknologi ini, kita sebagai manusia seharusnya patut bersyukur atas anugerah yang telah diberikan tuhan.

Tags

Arie

Humoris, Humanis dan Fantastis

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close