FeatureTelusur

Throwback : Kemunculan Gorilla Glass dan Cara Mereka Mengubah Industri Ponsel

TechDaily.id – Kembali pada tahun 2007 dimana salah satu CEO perusahaan smartphone merasa kesal karena layar ponsel prototipe miliknya tergores di sakunya. Jadi, hanya beberapa minggu sebelum mengungkapnya, ia memutuskan untuk menukar penutup plastik layar dengan kaca yang diperkuat secara kimia.

Sekadar informasi, plastik adalah standar pelindung layar saat itu yang mana telah menjadi ‘benteng’ bagi layar smartphone selama bertahun-tahun. Tapi itu tidak cukup baik untuk Steve Jobs. Keputusannya mengubah lanskap ponsel dan menjadikan Gorilla Glass sebagai standar sukses mengubah industri.

Anti gores ini diproduksi oleh Corning, yang memiliki sejarah panjang dalam bidang kaca khusus. Perusahaan ini membuat peralatan masak Pyrex, membuat kaca untuk cermin utama teleskop Hubble, membuat jendela pesawat ulang-alik hingga menghasilkan gelas untuk bola lampu Thomas Edison.

Namun perusahaan legendaris ini sedang berjuang untuk mempertahankan usahanya dan berkat Steve Jobs dan kesuksesan iPhone lah, Corning berhasil mengeruk pundi-pundi uang serta mempertahankan bisnis mereka.

Corning bergerak cepat, dalam kurun waktu kurang dari setahun tepatnya pada 2008, iPhone 3G dan T-Mobile G1 menggunakkan produk milik Corning yang bernama Gorilla Glass (GG).

Tahun berikutnya beberapa ponsel Symbian  mengadopsi Gorilla Glass seperti halnya berbagai feature phone seperti LG BL40 dan bahkan Samsung S3650 Corby yang kecil dan terjangkau.

Dua tahun berselang sejak penggunaan pertama kali atau tepatnya pada tahun 2010, Gorilla Glass dapat ditemukan di sekitar 200 juta smartphone, menurut data dari Corning.

BACA JUGA
iPhone 11 Hadirkan Fitur Reverse Wireless Charging

Setelah cukup puas dengan generasi pertama, Corning memperkenalkan Gorilla Glass 2 pada tahun 2012. Produk ini 20% lebih tipis namun memiliki daya tahan yang sama kuatnya dengan Gorilla Glass pertama.

Hanya berselang setahun saja, Corning memproduksi seri terbaru yakni GG3 yang mampu mengurangi refleksi dan noda sidik jari, GG4 pada 2014 yang meningkatkan dampak resistensi hingga GG6 yang memiliki peningkatan lebih lanjut bahkan diklaim mampu bertahan ketika jatuh dari tempat tinggi.

BACA JUGA
Desain iPhone Foldable Muncul Ke Permukaan, Asli?

Namun, dilansir dari GSM Arena, Apple akhirnya berhenti menggunakan jasa Corning sebagai solusi ketahanan layar. Apple akhirnya menggunakkan kaca yang diperkuat oleh ion pada iPhone 6 dan seterusnya. Apple awalnya ingin menggunakan safir, tetapi perusahaan sedang melakukan efisiensi.

Bagaimanapun juga saat ini Gorilla Glass adalah standar bagi ponsel pintar saat ini dan ponsel tanpa anti gores ini akan dipertanyakan durabilitas nya. Lihat saja apa yang terjadi pada lapisan layar atas Galaxy Fold. Saat ini, Corning sedang mengerjakan Gorilla Glass yang dapat dilipat, ada versi khusus untuk perangkat yang dapat dikenakan, bahkan beberapa TV menggunakan Gorilla Glass. Ini adalah bahan yang sangat penting bagi teknologi modern dan layak untuk dikenali.

Tags

Arie

Humoris, Humanis dan Fantastis

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close