Gadget

Kualitas Video YouTube Turun Jadi SD Gara-Gara Corona

Techdaily.id – Meningkatnya jumlah penonton yang Youtube yang drastis selama COVID-19 mewabah ini, tentunya juga membuat YouTube kewalahan. YouTube pun terpaksa mengambil solusi pintas mengatasi hal tersebut, dengan menurunkan kualitas video mereka.

BACA JUGA
Cara Matikan Fitur GPS Tracker di iPhone

Yaitu dengan menurunkan kualitas video menjadi Standar Definition. Seperti yang dilansir dari TechCrunch, kebijakan ini diberlakukan YouTube di wilayah Eropa.

“Orang-orang datang ke YouTube untuk menemukan berita resmi, mempelajari konten, dan membuat koneksi selama masa-masa yang tidak pasti ini. Meskipun kami hanya melihat beberapa puncak penggunaan, kami memiliki beberapa langkah untuk menyesuaikan sistem secara otomatis agar menggunakan kapasitas jaringan yang lebih sedikit,” ujar Juru Bicara YouTube kepada Media.

Namun pengaturan kualitas Standar Definition tidak bersifat mutlak bagi para pengguna YouTube. Pengguna YouTube tetap dapat mengatur kualitas video secara manual jika menginginkan kualitas lebih baik. Tapi untuk pengatura default, secara otomatis kualitas SD ini akan diterapkan saat pengguna membuka video.

BACA JUGA
Harga iPhone 11 Terbaru (Desember 2020)

“Kami sedang dalam percakapan yang sedang berlangsung dengan para regulator (termasuk Ofcom), pemerintah dan operator jaringan di seluruh Eropa, dan membuat komitmen untuk secara sementara men-default semua lalu lintas di Inggris dan UE ke Standar Definiton. Kami akan melanjutkan pekerjaan kami untuk meminimalkan tekanan pada sistem, sementara juga memberikan pengalaman pengguna yang baik,” lanjut juru bicara YouTube.

Wabah COVID-19 yang merebak di seluruh dunia, memaksa orang untuk mengurung diri di rumah masing-masing. Dan banyak dari masyarakat yang menghabiskan waktu dengan mengakses internet, salah satunya untuk kebutuhan live streaming.

Youtube bukan satu-satunya platform video yang menerapkan penurunan kualitas video selama wabah COVID-19 ini. Platform video streaming berbayar yaitu Netflix, pun menerapkan kebijakan yang sama. Lonjakan trafik pengguna yang drastis, memaksa perusahaan untuk menurunkan kualitas video mereka agar tidak mengalami down.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close