News Gadget

Peluncuran iPhone 12 Kembali Ditunda, Hingga Akhir Tahun?

Techdaily.id – Apple belum lama ini meluncurkan smartphone terbaru mereka yakni iPhone SE. Namun peluncuran produk lainnya yang juga ditunggu adalah seri iPhone 12. Pada awalnya, peluncuran smartphone ini mengalami penundaan hingga tahun 2021 mendatang.

Akan tetapi, laporan terbaru dari Reuters menyebutkan iPhone 12 masih akan diluncurkan pada 2020. Hanya saja, kemungkinan akan tertunda dari tanggal biasanya.

BACA JUGA
Lanjutkan Kampanye #BetterAtHome, Pelanggan OPPO Bisa Beli Smartphone via Whatsapp

Selama beberapa tahun terakhir, Apple memang selalu mengagendakan peluncuran perangkat iPhone terbaru sekitar bulan September, meski tanggalnya cukup bervariasi.

Namun, Reuters mengutip analis dari Goldman Sachs, yang percaya peluncuran iPhone 12 malah diundur ke bulan November 2020. Laporan dari Goldman Sachs mengklaim, penundaan itu bisa disebabkan berbagai alasan.

Ubergizmo mengabarkan, (20/4), penyebab penundaan iPhone 12 hingga November sebagian besar disebabkan oleh wabah virus corona. Sekadar informasi, pandemi global ini memengaruhi banyak industri dan juga membatasi perjalanan, jadi Apple mungkin harus menunggu lebih lama.

Ini bukan pertama kalinya mendengar soal perjalanan menjadi salah satu masalah yang dapat menunda peluncuran ponsel. Apple belum mengkonfirmasi apapun, tapi dilaporkan perusahaan mungkin akan memutuskan tanggal yang lebih tegas bulan depan.

BACA JUGA
5 Smartphone 2 Jutaan Terbaik, Kamu Pilih Mana?

Apple sendiri diprediksi setidaknya akan merilis empat model iPhone 12. Model pertama adalah iPhone 12 dengan layar seluas 5,4 inci, kemudian ada pula iPhone 12 dengan ukuran 6,1 inci.

Dua model lainnya akan memiliki embel-embel “Pro” di belakangnya. iPhone 12 Pro akan memiliki layar seluas 6,1 inci, dan iPhone 12 Pro Max bakal memiliki layar paling besar dengan bentang 6,7 inci.

Tags

Arie

Humoris, Humanis dan Fantastis

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close