News Science

Bebatuan Mars Mengandung Virus Berbahaya?

Techdaily.idBebatuan Mars kabarnya mengandung virus berbahaya bagi manusia yang ada di bumi. Hal tersebut diutarakan oleh para peneliti yang mewajibkan para astronot untuk dikarantina setelah kunjungan mereka dari planet merah tersebut.

BACA JUGA
Tahun Depan, Samsung Alihkan Seperlima Produksi Smartphone ke ODM China

Seperti diketahui, Nasa memiliki rencana untuk kembali mengunjungi Mars pada tahun 2030 mendatang dan bisa dipastikan para astronot serta pesawat yang dibawanya harus terlebih dahulu disterilkan dari berbagai virus yang kemungkinan ikut menempel ke Bumi.

Dilansir dari New York Post (11/5), virus yang terkandung pada bebatuan Mars ini ada kemungkinan sama bahayanya dengan virus Ebola yang pernah menyerang umat Manusia beberapa tahun lalu.

Para peneliti bahkan sepakat kalau roket yang kembali dari Mars harus menjalani pembersihan kimia serta pemanasan dengan titik didih tingkat tinggi untuk memastikan virus tersebut terbakar dan tidak menyebar ke pelosok Bumi.

BACA JUGA
OS Hongmeng Diklaim Lebih Cepat Ketimbang Android

Profesor aeronautika dan astronotika Stanford, Scott Hubbard, mengatakan bahwa perlindungan planet untuk Bumi harus menjadi yang terpenting ketika menyambut kembali siapa pun atau apa pun dari Mars.

“Menurut pendapat saya dan komunitas sains, kemungkinan sampel batuan dari Mars yang berusia jutaan tahun akan mengandung bentuk kehidupan aktif yang dapat menginfeksi Bumi,” terang Hubbard.

Ia menambahkan, Orang-orang yang sudah menjelajah Mars dan dikembalikan oleh NASA ke Bumi wajib dikarantina dan diperlakukan seolah-olah adalah virus Ebola. Tidak seperti COVID-19, karantina ini baru bisa dihentikan sampai virus tersebut benar-benar hilang atau ada bukti kuat kalau para astronot tidak terkena Virus tersebut.

Sementara itu, terdapat kabar terbaru yang cukup mengejutkan dari planet merah tersebut. Sebelumnya para ilmuwan telah menemukan molekul organik berumur empat miliar tahun yang mengandung nitrogen dalam meteorit Mars. Temuan itu memberikan fakta bahwa sebelumnya permukaan planet Mars bukan warna merah, melainkan biru.

Tags

Arie

Humoris, Humanis dan Fantastis

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close