News Gadget

DxOMark : Kamera Selfie Galaxy Z Flip Biasa Saja

Techdaily.idKembali pada bulan Februari, di mana smartphone lipat clamshell Samsung pertama kali dijual. Samsung Galaxy Z Flip mendapat banyak perhatian karena desainnya yang baru, tetapi untuk mencapai ukuran dan desain yang ringkas, Samsung perlu memotong beberapa sudut.  Salah satu tempat paling terkenal di mana ia melakukan ini adalah di departemen kamera. Bahkan, kualitas kamera selfie Galaxy Z Flip tergolong biasa saja untuk ponsel dengan harga di atas Rp. 20 juta. 

BACA JUGA
iPhone X Kini Tersedia Versi Refurbish. Mau?

Meskipun kemampuan kameranya tidak terlalu buruk, namun nyatanya kemampuan kamera ponsel ini tidak lebih baik ketimbang smartphone premium lainnya. 

Bahkan, situs pemeringkat untuk urusan kamera yakni DxOMark merilis ulasannya tentang kamera depan Galaxy Z Flip, dan mereka sama sekali tidak terkesan.  

Hasil kamera dari ponsel ini hanya mencetak skor 83 poin secara keseluruhan, yang menggabungkan skor foto 82 dan skor video 86. DxOMark bahkan mengatakan skor tersebut identik dengan kamera selfie pada smartphone Samsung Galaxy A71, Galaxy S9 +, dan iPhone XS Max.

BACA JUGA
Disetel oleh Fotografer Kenamaan, Ini Keunggulan Quad Camera 64 MP realme XT

Seperti diketahui, smartphone ini menggunakan kamera selfie dengan resolusi 10 MP dengan lensa setara 26mm dengan aperture f / 2.4 fix dan fokus yang disempurnakan. Kamera ini mengadopsi konsep punch hole yang cukup kecil dengan jumlah pikselnya mencapai 1,2 μm dan kamera dapat merekam video hingga 2160p pada 30fps.

Dilansir dari GSM Arena (05/6), Flip Z memiliki rentang dinamis yang hebat, tetapi tes menemukan bahwa itu tidak memiliki kontras dalam banyak kasus. Hal ini sering tidak konsisten antara pemotretan yang berbeda dari gambar yang sama. 

Selain itu, lensa fokusnya juga sedikit dangkal, sehingga sulit untuk menangkap selfie fokus sempurna, dan akibatnya pengguna tidak akan melihat banyak detail di bagian background.  

Hal lain yang membuat kamera selfie Galaxy Z Flip terlihat biasa saja adalah tingkat noise yang ditimbulkan. Noise akan mulai terbentuk ketika pengguna melakukan selfie di dalam ruangan, tetapi menjadi lebih buruk dalam situasi dengan penerangan rendah.

Mode potret dari kamera selfie ponsel ini juga merupakan salah satu titik lemah. Ketika mengambil foto, terlihat tidak adanya efek bokeh yang meyakinkan, dan blur diterapkan secara merata pada apa pun di latar belakang, sehingga kedalamannya tidak begitu terlihat.

BACA JUGA
Kominfo Blokir Ribuan Fintech Ilegal Sepanjang 2019

DxOMark mengklaim bahwa video dari kamera ini lebih baik daripada foto diam sebagai perbandingan.

Kedalaman bidang yang sempit dapat menjadi perhatian saat mengambil video yang menghadap ke depan karena wajah di latar belakang tidak akan sepenuhnya fokus. Untuk itu, ponsel ini mendapatkan sebuah poin positif untuk merekam dalam mode 4K.

Sepertinya sudah sangat jelas kalau kamera bukan merupakan ‘barang jualan’ Galaxy Z Flip, melainkan layar lipat dengan konsep seperti cangkang kerang.  Well, masih berminat membelinya? 

Tags

Arie

Humoris, Humanis dan Fantastis

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close