News Science

Huawei & Binus Gali Efektivitas AI Untuk Pendeteksian COVID-19

Techdaily.idHuawei Indonesia berkolaborasi dengan Universitas Bina Nusantara (Binus) menggelar seminar daring, bertemakan ”The Role of Artificial Intelligence and Robotic on COVID-19 Pandemic”.  Seminar ini bertujuan untuk menggali potensi efektivitas AI untuk pendeteksian COVID-19. 

BACA JUGA
Susah Move On? Ini Jawabannya Menurut Sains

Seminar yang diikuti ratusan peserta ini merupakan wujud dari terbangunnya sinergi antara dunia akademik, industri, dan pemerintah dalam bersama-sama menanggulangi pandemi COVID-19. Selain menarik minat peserta dari berbagai kalangan – pelajar, dokter dan pelaku industri kesehatan, pegawai pemerintahan, dan dari kalangan masyarakat umum.

[ninja-popup id=14333 autoopen=true]

“Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan (AI) dapat didayagunakan untuk mengoptimalkan peran dokter dalam melakukan analisis awal berbagai penyakit dengan tingkat akurasi yang dapat diuji. Ini tentu saja akan sangat membantu jika melihat rasio dokter dan jumlah pasien saat ini, jumlah dokter masih sedikit dan perlu waktu lama untuk melahirkan dokter-dokter baru. Berkaca dari situasi ini, keberadaan teknologi seperti AI menjadi penting. AI tidak akan menggantikan posisi dokter atau tenaga medis, namun AI akan membantu para dokter dalam melakukan penangangan secara lebih cepat dan akurat,” ujar Dr. Ford Lumban Gaol dan Dr. Suryadiputra Liawatimena Manager Bee Embeded Research Group (BERG), Universitas Bina Nusantara.

Ia menambahkan, COVID-19 telah menyebar dengan cepat ke hampir seluruh penjuru dunia dan telah menjadi pandemi global. Kejadian luar biasa ini juga telah menimbulkan dampak sosial ekonomi yang serius. Untuk itu, sangat penting bagi seluruh komponen masyarakat untuk terus bahu-membahu dan bersinergi mengatasi pandemi ini. Salah satu sinergi yang dibutuhkan adalah sinergi antara dunia akademik, bisnis, pemerintah, serta praktisi dalam bersama-sama mengoptimalkan pemanfaatan AI.

BACA JUGA
Buang Limbah Sembarangan, Tesla Kena Denda Ratusan Juta

Sementara itu, Frederick Zhang Bei, Director of Intelligent Computing Business, Huawei Indonesia, mengatakan bahwa sebagai bagian dari bangsa ini, Huawei Indonesia senantiasa memegang teguh komitmennya untuk mengontribusikan kepakarannya, salah satunya adalah dengan mendukung terselenggaranya pelatihan di bidang AI bagi talenta-talenta penuh potensi di Indonesia.

“Huawei telah meluncurkan strategi AI sejak Oktober 2019, bersamaan dengan digelarnya Huawei Connect, dan Huawei akan fokus pada kolaborasi-kolaborasi berbasis AI guna membangun ekosistem AI global. Huawei Indonesia juga telah menerbitkan AI Inception Plan untuk pemerintah, para mitra ISV (Independent Software Vendor) AI, dan universitas,” ujar Frederick.

Salah satu yang terpenting dari kolaborasi dan perencanaan tersebut adalah penggelaran pelatihan di bidang AI bagi talenta-talenta potensial di Indonesia. Melalui program tersebut, Huawei Indonesia ingin menjembatani industri dengan universitas dalam menjawab kebutuhan SDM di bidang AI. Dalam AI Inception Plan untuk universitas, Huawei Indonesia menyediakan pelatihan, platform, dan kolaborasi teknis di bidang AI untuk memberikan kontribusi bagi bakat AI Indonesia.

Arie

Humoris, Humanis dan Fantastis

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close