Smartphone

Review realme C11, Suksesor yang Sempurna!

Techdaily.idrealme baru saja meluncurkan smartphone segmen entry level terbaru mereka yakni realme C11. Review realme C11 sendiri cukup menghadirkan minat pengguna yang sedang mencari smartphone yang punya harga terjangkau.

Review realme C11 sendiri juga cukup menarik, mengingat smartphone ini merupakan yang pertama yang menggunakan chipset Mediatek Helio G35 yang digadang-gadang cukup kuat.

Tim redaksi Techdaily berkesempatan menjajal smartphone ini untuk memberikan sebuah penilaian objektif bagi para realme Fans di Indonesia. Seperti biasa, review realme C11 ini akan dimulai dari segi desain hingga kesimpulan terhadap ponsel ini. Nah biar gak bikin penasaran, yuk simak ulasan berikut ini.

Desain & Layar

Review realme C11 kita mulai dari segi desain & layar. Smartphone ini memiliki desain yang menurut kami cukup bagus, apalagi untuk smartphone entry level

Pada bagian belakang, realme C11 hadir dengan dua pilihan warna yakni Mint Green dan Pepper Grey, di mana kami mendapatkan varian warna Pepper Grey. Smartphone ini sendiri mengusung konsep desain Geometric yang mana menghasilkan 450 lebih lekukan ukiran untuk menciptakan efek cahaya reflektif khusus. Konsep desain ini sendiri diklaim menjadikan desain realme C11 lebih menarik. Tapi, satu hal yang pasti, ponsel ini cukup nyaman digenggam dan tidak licin. 

Selain itu, di bagian belakang kita juga disuguhkan oleh konsep rumah kamera yang futuristik dengan mengadopsi konsep rumah kamera pada ponsel mahal seperti iPhone 11 maupun seri Samsung Galaxy S20. 

Pada bagian bawah kita akan menemukan lubang mic, lubang speaker, port audio 3.5 mm dan port micro USB. Yap, ponsel ini memang tidak menggunakan port USB Type C. 

Pada sisi kiri dan kanan, terdapat tray SIM Card beserta slot kartu memori, tombol power serta tombol volume Up & Down. Pada bagian ini, kami juga tidak melihat adanya sensor pemindai sidik jari di bagian ini. Yap, memang ponsel ini tidak menyediakan sensor pemindai sidik jari, namun kamu masih bisa menggunakan cara lain untuk membuka kunci layar. 

Beralih ke bagian depan, disini kita disuguhkan oleh layar berukuran 6,5 inci full screen dengan resolusi HD Plus. Meski belum Full HD, namun kami tetap merasa nyaman untuk menonton video dan film di ponsel ini karena rasio layar yang cukup lega serta kaya akan warna. 

Pada bagian layar juga terdapat sebuah notch kecil yang menjadi rumah kamera depan. Mengusung konsep Mini-drop, menjadikan layar dari realme C11 tampak lebih luas lagi dan sangat membantu aktivitas gaming kami. 

Kamera

Review realme C11 kita lanjutkan ke bagian kamera. Seperti yang sempat disinggung di atas, realme C11 hadir dengan konsep kamera belakang yang menyerupai ponsel kelas atas. 

Pada bagian belakang kita akan menemukan dua buah kamera dengan resolusi masing-masing 13MP dan 2MP sementara untuk bagian depannya ponsel ini dilengkapi oleh kamera dengan resolusi 5MP. 

Pada review kali ini, kami cukup puas dengan foto yang dihasilkan oleh kamera ponsel ini. Apalagi realme C11 masuk ke dalam kategori ponsel entry level

Fitur 4x zoom sangat membantu dalam menghasilkan detail foto yang kami inginkan ketika memotret bunga. Tapi disarankan untuk menggunakan 2x zoom saja untuk mendapatkan hasil foto yang tajam dan tidak pecah. 

Selain itu, hadirnya fitur Nightscape juga cukup membantu dalam menghasilkan foto malam. Kami juga menyarankan untuk menggunakan tripod ketika mengaktifkan mode ini, karena kamu perlu menunggu beberapa detik ketika mengambil foto. 

Kami rasa kehadiran Nightscape pada realme C11 ini merupakan hal patut diapresiasi karena seperti kita ketahui bersama, fitur ini kerap hadir di seri flagship maupun seri angka realme. 

Untuk hasil fotonya, kalian bisa lihat sendiri dibawah ini. 

Performa

realme C11 merupakan ponsel pertama yang menggunakan chipset Mediatek Helio G35 di lini produk realme. Chipset ini memiliki delapan inti otak yang punya clock speed hingga 2.3 Ghz dengan ARM Cortex A53. 

 

Chipset dengan fabrikasi 12 nm ini ditemani oleh varian RAM 2GB dan 3GB dengan penyimpanan internal sebesar 32GB yang bisa diperluas hingga 256GB. RAM ponsel ini menggunakan LPDDR4X yang mampu memberikan peningkatan grafis hingga 20% dan kinerja RAM hingga 100% ketimbang versi sebelumnya.

Penasaran dengan performanya, akhirnya kami melakukan beberapa pengujian menggunakan benchmark PCMark dan Geekbench 4 serta pengujian untuk bermain game mainstream yang cukup berat seperti PUBG dan Call of Duty Mobile dan berikut hasilnya.

-PCMark

Pada benchmark ini, realme C11 berhasil mendapatkan skor 5966 untuk pengujian work 2.0 sementara pada pengujian Computer Vision, ponsel ini berhasil mendapatkan skor 3387

-Geekbench 4

Untuk Geekbench 4, realme C11 berhasil mendapatkan skor 3615 untuk pengujian RenderScript. 

-PUBG

Untuk game yang satu ini, setingan grafis tertinggi yang mampu dihasilkan oleh realme C11 adalah settingan grafis Balanced dan Frame Rate Medium. Namun disarankan agar kamu menggunakan settingan grafis Smooth dengan Frame Rate Ultra.

Pengalaman kami bermain game ini di realme C11 cukup memuaskan. Sepanjang permainan kami tidak merasakan adanya lag serta sensitivitas layar dari ponsel ini cukup baik dan responsif. Akan tetapi, patut diakui ketidakhadiran fitur Gyroscope menjadikan pengalaman bermain game ini sedikit berkurang.

-CODM

Game kedua yang kami mainkan adalah Call Of Duty Mobile. Seharusnya, jika PUBG saja bisa dimainkan dengan lancar tentu game ini bisa dilewati tanpa hambatan.

Saat bermain, realme C11 mampu menyuguhkan settingan grafis Low dengan frame rate High. Konsep layar yang lebar cukup membuat kami puas dalam bermain game ini, meskipun settingan grafis yang disuguhkan tidak sesuai dengan ekspektasi kami.

OS & UI

Review realme C11 kami lanjutkan ke bagian OS dan UI. Disini, kami disuguhkan oleh tampilan realme UI yang cukup sederhana dan smooth. realme UI sendiri berbasis Android 10. realme UI dibangun dengan sangat baik untuk pengalaman Android yang ditingkatkan dan lebih dekat. 

Selain itu, realme UI dirancang dengan pendekatan preferensi dan estetika anak muda yang  bekerja secara mulus dan menyenangkan ketika digunakan. Satu fitur unggulan yang menurut kami patut jadi sorotan dari UI ini adalah hadirnya fitur Game Space.

Setidaknya, terdapat tiga pilihan kinerja yang bisa kamu pilih pada Game Space. Pertama adalah Competition Mode, jika memilih opsi ini, maka ponsel akan secara otomatis mengerahkan semua sumber daya secara optimal saat kamu sedang bermain game. Akan tetapi, konsekuensinya adalah daya tahan baterai yang cenderung lebih cepat habis.

Opsi kedua adalah Balanced Mode, kami menyarankan agar memilih opsi ketika kamu tengah bermain game dengan tingkat grafis yang tidak terlalu berat. Opsi ini akan menyeimbangkan penggunaan baterai dan performa ponsel, meski performanya tidak akan se ekstrim opsi pertama.

Terakhir adalah Low Power Mode, opsi ini merupakan pilihan yang cukup bijak ketika kamu ingin bermain game sembari menghemat baterai. Opsi ini layak jadi pilihan ketika kamu berada pada sebuah lokasi di mana sulit untuk menemukan sumber pengisian daya.

Baterai

Review realme C11 berlanjut ke bagian baterai. Pada bagian ini, kami menggunakan dua alat uji yakni PCMark dan Geekbench 4 untuk mengukur daya tahan baterai dari ponsel ini. Seperti diketahui, realme UI sangat optimal dalam urusan penghematan daya baterai, hal ini cukup baik bagi pengguna namun agak menyulitkan bagi kami ketika coba “menyiksa” ponsel ini menggunakan dua benchmarking tools di atas.

Saat pengujian menggunakan Geekbench, realme C11 berhasil memperoleh skor dengan angka 5790. Baterai ponsel ini mengalahkan beberapa smartphone flagship pada zamannya seperti Galaxy Note 8, Oneplus 5 dan Galaxy S8.

Sedangkan pada pengujian menggunakan PCMark, baterai smartphone ini berhasil bertahan hingga 11 jam 19 menit ketika ‘disiksa’ oleh benchmarking tools ini. 

BACA JUGA
Review Redmi Note 8: Kamera dan Performa Ajib

Kesimpulan

Review realme C11 akhirnya masuk ke bagian kesimpulan. smartphone yang dibanderol dengan harga perkenalan sebesar Rp. 1.499.000 untuk varian 2/32GB ini memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan. Nah, buat kalian yang ingin membeli smartphone ini, berikut kami hadirkan kelebihan dan kekurangannya.

(+) 

  • Kapasitas baterai yang besar dan cukup untuk mengakomodir kebutuhan kamu seharian penuh.
  • Chipset yang cukup powerful untuk kelas entry level.
  • Desain futuristik cukup nyaman untuk di genggaman.
  • Layar yang luas dan jernih cukup baik ketika bermain game
  • Fitur Nightscape di harga Rp 1,5 jutaan 

(-)

  • Belum adanya sistem pengisian daya cepat sehingga kamu membutuhkan waktu sekitar 3 jam untuk mengisi ulang ponsel ini dari nol hingga penuh.
  • Layar tidak dilindungi oleh Corning Gorilla Glass.
  • Belum ada sensor sidik jari

Tags

Arie

Humoris, Humanis dan Fantastis

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close