Life Style

Teknologi Bioflok, Apa sih Kegunaanya ?

Techdaily.id – Budidaya ikan air tawar merupakan jenis usaha yang banyak diminati. Beberapa jenis ikan tawar yang sering dibudidayakan antara lain ikan lele dan ikan nila. Selain mudah, langkahnya juga minim modal. Kendati demikian, para pembudidaya dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas ikan melalui teknologi bioflok. Teknik pemeliharaan ikan ini memaksimalkan jumlah tebar ikan dan memanfaatkan kotoran ikan sebagai pakannya. Selain itu, bioflok telah dikenalkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan sejak tahun 2017 dibawah instruksi Menteri Susi Pudjiastuti.

BACA JUGA
Samsung Buka Pre Order Galaxy A71, Segini Harganya

Lantas apa saja kelebihan teknologi bioflok? Bagaimana cara membuatnya? Dalam artikel ini kita akan mengenal teknologi bioflok untuk budidaya lele dan nila.

Bioflok terdiri dari dua suku kata, bio yang berarti kehidupan dan floc yang berarti gumpalan. Dalam teknik bioflok, kotoran lele yang berubah menjadi gumpalan kecil digunakan sebagai pakan alami ikan. Bioflok merupakan perpaduan dari alga, ganggang, jamur, dan bakteri yang kaya protein dan baik untuk dikonsumsi ikan.

Teknologi Bioflok atau Biofloc Technology (BFT) memiliki beberapa manfaat, antara lain:

1.Meningkatkan kualitas air dengan menyeimbangkan karbon dan nitrogen.
2.Ketersediaan protein bakteri sebagai sumber makanan, mengurangi biaya pakan ikan dan ramah lingkungan.
3.Kolam lebih bersih karena sebelum ikan lele dan nila diberi pakan, air kolam dikeluarkan terlebih dulu dan diisi air mengalir.
4.Pengaliran air yang bersih, membuat budidaya ikan terbebas dari bau amis.

Read More ..

Tags

Arie

Humoris, Humanis dan Fantastis

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close