Tips

Tips beli iPhone bekas waspada barang refurbished legal dan ilegal

Techdaily.id – Menggunakan smartphone ternama seperti iPhone memang menjadi kebanggan untuk pemiliknya. Tak ayal, minat atau pembelian iPhone bekas sangatlah tinggi. Meski begitu, untuk kamu yang tertarik untuk membeli harus sudah paham tips beli iPhone bekas bedakan produk iPhone asli dan refurbished ilegal.

BACA JUGA
Mulai Masif, YouTube Bikin Pesaing Baru TikTok


Pertama, sebelum membahas iPhone bekas kamu perlu tahu Apple juga menjual produk iPhone refurbished selain produk baru dari pabrik. iPhone refurbished merupakan smartphone hasil retur pembeli karena mengalami kerusakaan baik besar maupun ringan. Selanjutnya, iPhone yang rusak ini dijual kembali dengan kemasan yang berbeda di box bawah akan ada tulisan “Apple Certified Pre-Owned”. Sebagai perbandingan, kamu bisa mendapatkan iPhone X 64GB refurbished dengan harga 599 USD setara 8,7 jutaan rupiah. Padahal, harga iPhone X 64GB baru masih sekitar 13 jutaan rupiah.

Ketika kamu harus membeli iPhone bekas, kamu harus tahu apakah itu barang iPhone asli, asli refurbished, atau refurbished ilegal sehingga kamu bisa mendapatkan harga yang lebih pantas atau murah. Oleh karena itu, kamu harus membaca tips bedakan iPhone asli dan refurbished ilegal yang sudah tim techdaily.id persiapkan untuk kamu.

Kemasan

Tips beli iPhone bekas pertama dari kemasannya. Kamu bisa mendapatkan banyak informasi tentang iPhone yang kamu beli dari kemasan, tetapi kamu harus memastikannya lagi di perangkatnya. Seperti apakah nomor IMEI sudah sesuai dan spesifikasinya sama. Jangan tergoda dengan kemasan yang bagus tetapi produk yang berbeda.

Cek IMEI

IMEI atau International Mobile Station Equipment Identity seperti nomor Identitas yang menyimpan detail lengkap suatu perangkat. Seperti pada tips beli iPhone bekas yang pertama, kamu bisa mendapatkan detail perangkat di box. Dari sana kamu bisa mendapatkan nomor IMEI dan pastikan nomor IMEI di perangkat juga sama.

Setelah memastikan nomor IMEI sama di menu setting>about phone, kamu tinggal cek di IMEI checker untuk kepastiannya. Bila tidak valid, berarti IMEI tersebut palsu. Selain itu, bisa juga kamu mendapatkan keterangan refurbished yang berarti produk tersebut rekondisi legal. Selain itu, pastikan juga data lain sama dengan spek umumnya ya. Kamu bisa mendapatkan harga yang murah bila menemui kasus refurbished atau invalid bila tetap ingin membelinya.

Cek fisik

Setelah semua data ok dan kamu ternyata mendapatkan iPhone bekas ori, kamu harus melakukan cek fisik. Pada tips beli iPhone bekas yang ketiga ini kamu harus memperhatikan death pixel atau layar iPhone. Kamu bisa menggeser-geser antarmuka atau merekam. Dari sana kamu bisa melihat apakah, layar berfungsi dengan baik begitu juga dengan sensor camera. Selain itu pastikan juga, fungsi tombol, port, dan perangkat lain berfungsi normal. Kamu juga bisa melihat baut, bila plus atau lecet berarti iPhone kamu pernah mengalami pembongkaran.

BACA JUGA
Gandeng Google, Indosat Ooredo Luncurkan Asisten Virtual via Telepon


Garansi

Mintalah garansi dari penjual dalam tempo seminggu atau sebulan tergantung kesepakatan, tentu dengan materai agar nyaman. Apalagi, kamu membeli iPhone bekas yang harganya masih belasan juta.

Meski membeli barang bekas, bukan berarti kamu tidak harus teliti ya. Karena iPhone bekas bisa berasal dari berbagai sumber, seperti barang refurbished ilegal yang mengandalkan komponen bekas atau tidak bagus. -Dan

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close