Wednesday, September 22, 2021
BerandaReviewGame5 Alasan Mengapa Pokemon Go Bakal Hidup Kembali

5 Alasan Mengapa Pokemon Go Bakal Hidup Kembali

TechDaily.idPokemon Go merupakan sebuah game yang sangat populer pada akhir tahun 2014 silam, game ini bahkan seakan menjadi ‘candu’ bagi para pecinta game di seluruh dunia.
Pokemon Go sendiri merupakan sebuah game dengan fitur Augmented Reality (AR) pertama di dunia. Dengan fitur ini, para pemain dimungkinkan untuk menangkap pokemon di dunia nyata.
Sempat meredup bahkan seakan hilang ditelan bumi,  Pokemon Go kini mulai menunjukkan tanda-tanda kehidupannya lagi dan berikut 5 alasan mengapa Pokemon Go akan kembali menyedot perhatian gamers.
Masih Berikan Pemasukan Terbesar Bagi Niantic
Meski sinarnya sudah mulai redup, namun Pokemon Go tetap menjadi game dengan sumbangsih terbesar bagi Niantic. Hal ini berdasarkan data dari Sensor Tower yang mana hingga saat ini Pokemon Go sudah meraup pemasukan sebesar USD 2,45 miliar atau setara dengan Rp 34,1 triliun.
Angka ini tentu menjadi bukti betapa besarnya game tersebut kala itu. Dengan pendapatan yang besar seperti ini, bukan tidak mungkin Niantic akan kembali “menghidupkan” game Pokemon Go dan siap merajai pasar game mobile di dunia.
Pendapatan yang Jauh Lebih Besar Dibanding Game Pokemon Lain
Seperti diketahui, serial kartun Pokemon memang menjadi magnet tersendiri bagi anak-anak diseluruh dunia. Kepopuleran serial tersebut tentu menjadikan banyak developer ataupun publisher game berlomba-lomba untuk menghadirkan game bertemakan Pokemon.
Beberapa game yang bertemakan Pokemon seperti Pokemon Shuffle, Pokemon Duel, Pokemon Quest, dan Pokemon: Magikarp Jump. Dari nama-nama tersebut, tentu hanya Pokemon Go yang memiliki tingkat kepopuleran paling tinggi. Hal tersebut juga berbanding lurus dengan pendapatan yang berhasil diraup.
Sensor Tower menyebutkan, Bahkan jika pemasukan game pokemon lain itu digabung dengan Pokemon Go, angkanya hanya mencapai USD 2,5 miliar, atau dengan kata lain game lainnya itu hanya bisa menghasilkan pemasukan sebesar USD 50 juta.

Fitur Baru yang Lebih Greget

Sadar sinarnya mulai meredup, Pokemon Go juga menghadirkan sederet fitur menarik untuk para pemainnya. Inovasi ini sejatinya memang sudah dipersiapkan oleh Niantic selaku developer dari game ini, hanya saja para pemain keburu berhenti lantaran banyak pemain yang berlaku curang.
Fitur seperti player vs player (PvP) dan trading sepertinya cukup sukses dalam menarik para pemain Pokemon Go yang sempat ‘pensiun’ untuk kembali memainkan game bergenre augmented reality tersebut.
Hadirnya Safari Zone di Berbagai Negara
Selain dapat memberikan pemasukan bagi tiap-tiap negara, hadirnya Safari Zone yang mana terdapat banyak pokemon langka tentu bakal menjadi daya pikat tersendiri bagi para pemain yang dulu sempat berhenti.
Safari Zone pertama akan bertempat di Pulau Sentosa, Singapura yang rencananya bakal diadakan pada bulan April mendatang. Pada Safari Zone tersebut, Niantic mengklaim akan menghadirkan sederet pokemon langka seperti Lapras, Dratini dan lainnya.
Jenis Pokemon yang Lebih Banyak
Pokemon Go kini menghadirkan banyak pokemon dari berbagai generasi. Tidak hanya generasi awal yang memiliki ikon Pikachu, namun terdapat jenis Pokemon dari berbagai generasi, Pokemon Go juga menghadirkan banyak Pokemon Legendaris seperti Palkia dan Articuno.
So, siapkan diri kalian untuk kembali bermain di Pokemon Go ya.
BACA JUGA
Sasar Perokok di Indonesia, JUUL Labs Buka Official Store Pertama di Jakarta
BACA JUGA
7 Rekomendasi Smartbrand Terbaik 2020
Arie
Humoris, Humanis dan Fantastis
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Artikel Terbaru

Rekomendasi