Friday, April 26, 2024
BerandaEnterpriseFintechAFPI Hadirkan Fintech Lending Days di Makassar

AFPI Hadirkan Fintech Lending Days di Makassar

Techdaily.id – Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) didukung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan sejumlah perusahaan finansial teknologi menggelar acara Fintech Lending Days yang berlokasi di Makassar, Sulawesi Selatan pada hari ini (24/06). Acara ini merupakan ajang untuk melakukan kegiatan sosialisasi dan edukasi pada seluruh masyarakat, khususnya UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) mengenai layanan pendanaan yang dilakukan oleh para perusahaan Fintech Pendanaan Bersama di Indonesia.

BACA JUGA
Daftar Mobile Radio Hytera Terbaru, Apa Saja?

“Melihat begitu besarnya peranan Fintech Pendanaan Bersama bagi perekonomian nasional, acara Fintech Lending Days – Makassar menjadi sarana yang tepat bagi AFPI untuk meningkatkan inklusi keuangan dan akses keuangan UMKM, khususnya di Makassar dan sekitarnya, yang juga akan menjadi perhatian dalam arah strategis kami sebagai asosiasi yang menaungi Fintech Pendanaan Bersama,” tutur Entjik S. Djafar, Ketua Bidang Edukasi, Literasi, dan Riset AFPI, sekaligus CEO DanaRupiah.

Gelaran ini mengangkat tema “Pemanfaatan Pendanaan Alternatif UMKM Makassar Melalui Fintech Pendanaan Bersama” diadakan di Hotel Claro Makassar, Sulawesi Selatan selama tiga hari mulai dari tanggal 23-25 Juni 2022 dengan agenda UMKM Business Matching, UMKM Exhibition & Talk Show, dan Golf Day. Acara ini diadakan untuk mendukung road to B20 dan G20 Indonesia. Rangkaian acara Fintech Lending Days sebelumnya diselenggarakan di Denpasar, Bali dan Malang, Jawa Timur mulai tahun 2021.

Fintech Lending Days

Sekadar informasi, industri fintech memiliki tantangan tersendiri karena masih banyaknya masyarakat Indonesia yang asing dengan keuangan digital. AFPI bersama OJK terus aktif untuk melakukan kegiatan sosialisasi dan edukasi pada seluruh masyarakat tentang inklusi finansial, khususnya dalam hal pendanaan berbasis teknologi.

Kebanyakan UMKM mengakui sulit untuk mendapatkan permodalan dari institusi perbankan. Padahal jika dikaji lebih lanjut, sektor UMKM memiliki peluang besar dalam mengembangkan bisnisnya. Kehadiran fintech lending mempermudah akses keuangan oleh para lender karena berbasis digital, persyaratannya mudah, administrasi cepat, dan real-time.

BACA JUGA
Gabung Asana, PoinStar Perkuat Portofolio Asana Global Channel Network

Fintech Pendanaan Bersama menyediakan opsi alternatif yang lebih mudah bagi para pelaku UMKM untuk mendapatkan akses pendanaan bantuan modal. Saat ini, lebih dari 50% dari pinjaman yang disalurkan oleh Fintech Pendanaan Bersama adalah sektor produktif. Pada saat transisi pandemi Covid-19 kini mulai mengarah ke endemi, para pemilik UMKM tetap memerlukan pendanaan dari Fintech Pendanaan Bersama agar usahanya terus berkembang hingga saat ini.

Berdasar data statistik OJK, industri fintech lending mencatatkan akumulasi penyaluran kredit mencapai Rp362,19 Triliun hingga April 2022. Di sisi pengguna, OJK mencatat total peminjam sebanyak 80,33 juta entitas, sedangkan total pemberi pinjaman sebanyak 874.000 entitas.

Untuk wilayah Sulawesi Selatan, total pencairan dana yang telah dilakukan oleh Fintech Pendanaan Bersama sebesar Rp5,1 Triliun. Dari jumlah tersebut, outstanding pinjaman fintech P2P Lending sampai bulan April 2022 tercatat sebanyak Rp339 Miliar. Sementara itu, jumlah pemberi pinjaman dana di Sulawesi Selatan tercatat sebanyak 12.546, dengan penerima pinjaman dana sebanyak 936.248.

Arie
Arie
Humoris, Humanis dan Fantastis
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Artikel Terbaru

Rekomendasi