TechDaily.id – Melidungi smartphone dari pencuri ada banyak cara. Salah satunya dengan cara mengunci smartphone dengan metode berikut ini.
Melindungi smartphone kamu dari serangan daring sangatlah penting. Tapi, tindakan yang sama tidak akan berhasil jika ponsel kamu dicuri.
Jika kamu benar-benar ingin melindungi ponsel kamu, sekaranglah saatnya kamu mulai menguncinya dari pencurian sama seperti kamu melindunginya dari peretasan dan penipuan, sebagaimana dikutip dari Makeuseof.

Cara Melindungi Smartphone dari Pencuri
- Aktifkan Fitur Perlindungan Pencurian
Langkah pertama dalam melindungi smartphone kamu dari pencurian adalah mengaktifkan fitur antipencurian yang terpasang di sistem operasi. Mulailah dengan mengaktifkan pelacakan Find Hub dan Find My di perangkat Android dan iOS.
Android 16 (diluncurkan tahun 2025) memiliki rangkaian fitur Perlindungan Lanjutan yang komprehensif yang memiliki beberapa lapisan keamanan untuk melindungi ponsel kamu jika terjadi pencurian. Fitur ini juga mencakup Kunci Deteksi Pencurian yang secara otomatis mengunci ponsel kamu jika mendeteksi ponsel telah dicuri dari tangan kamu.
- Mulai Menggunakan eSIM
Meskipun penggunaan eSIM tidak serta merta melindungi perangkat kamu dari pencurian, hal itu memang menyulitkan pencuri untuk mengeksploitasi perangkat kamu atau menjualnya. eSIM tidak dapat ditukar semudah kartu SIM tradisional, yang berarti pencuri tidak dapat mulai menggunakan smartphone dengan jaringan lain, dan hal itu juga membuat ponsel kamu lebih mudah dilacak melalui triangulasi sel.
eSIM rentan terhadap peretasan, tetapi diperlukan pengetahuan teknis yang canggih untuk melakukan eksploitasi semacam itu. Hal ini secara drastis mengurangi keinginan pencuri untuk mencuri ponsel karena ponsel dapat dikunci dari jarak jauh dan tidak dapat digunakan kapan saja.
- Aktifkan Kunci Biometrik pada Aplikasi Sensitif
Mengunci aplikasi sensitif Anda dengan kunci biometrik mencegah pencuri mengakses data kamu, meskipun mereka dapat melewati layar kunci. iOS menawarkan metode bawaan untuk mengunci aplikasi dengan Face ID atau Touch ID, dan hampir semua aplikasi sensitif di Android, seperti yang digunakan oleh bank kamu, mengharuskan kamu menggunakan kunci biometrik secara default.
Kamu dapat mengunci aplikasi di iOS dengan mengetuk dan menahan ikon aplikasi di layar beranda, pustaka aplikasi, atau pencarian Spotlight, lalu memilih Memerlukan Face ID. Android tidak menawarkan metode bawaan untuk mengunci perangkat apa pun di balik kunci biometrik.
Tapi, kamu dapat mengunci aplikasi apa pun di ruang Pribadi Android untuk memaksakan verifikasi biometrik sebelum aplikasi apa pun dapat diakses. Aplikasi-aplikasi ini juga disembunyikan secara default dari laci aplikasi reguler kamu, jadi pencuri akan kesulitan menemukan aplikasi sensitif sejak awal.

- Aktifkan Semua Fitur Pelacakan
Jaringan Find My milik Apple sangat lengkap, dengan jutaan perangkat di seluruh dunia saling memberi tahu lokasi masing-masing di peta. Anda juga dapat menandai iPhone kamu yang hilang di iCloud untuk membantu menemukannya melalui jaringan Find My milik Apple.
Fitur-fitur ini mengunci ponsel kamu, jadi meskipun pencuri mengetahui kode sandi kamu, mereka tetap tidak akan dapat mengakses perangkat kamu karena fitur ini memerlukan Face ID atau Touch ID untuk beroperasi. Kamu bahkan dapat menemukan iPhone jika sedang offline dalam beberapa kasus.
Google juga berupaya keras meningkatkan jaringan pelacakannya sendiri, dan aplikasi Find My semakin baik dengan versi Android yang akan datang. Menurut How-To Geek, pada tahun 2025, Moto Tag, mitra AirTag di Android, menerima dukungan pita lebar ultra untuk pelacakan yang lebih akurat, dan fitur ini diharapkan akan diperkenalkan di lebih banyak pelacak Android di masa mendatang.
- Aktifkan Proteksi Reset Pabrik
Android memiliki Proteksi Reset Pabrik yang membuat smartphone kamu tidak dapat digunakan jika dicuri. Saat reset pabrik dimulai melalui menu pemulihan atau melalui Find Hub, Android secara otomatis mengaktifkan proteksi ini. Ini mengharuskan kamu memasukkan PIN, kata sandi, pola terakhir, atau masuk ke akun Google terakhir yang terkait dengan ponsel untuk memverifikasi kepemilikan.
Jika data ini tidak diberikan, smartphone tidak akan melewati tahap pengaturan awal, yang secara efektif membuatnya tidak berguna. Google berupaya untuk lebih meningkatkan fitur di Android 16 dengan memaksa ponsel untuk melakukan pengaturan ulang lagi, yang secara bersamaan membatasi semua fungsi jika pengaturan ulang pabrik dilakukan tanpa izin.
Ini juga berarti semua pengaturan keamanan kamu, termasuk pengaturan pelacakan Find Hub, akan tetap berlaku meskipun ada upaya pengaturan ulang pabrik. Ini memudahkan pelacakan ponsel Anda yang hilang sekaligus memastikan pencuri tidak dapat menjualnya di pasar barang bekas.

- Selalu Perbarui Ponsel Kamu
Ini adalah hal yang jelas, tetapi cara terbaik untuk memastikan kamu memiliki semua perlindungan keamanan dan privasi terbaru adalah dengan selalu memperbarui ponsel kamu.
Baik Google maupun Apple terus-menerus merilis fitur yang melindungi ponsel Anda dari serangan dan pencurian daring, dan memperbarui ponsel kamu segera setelah pembaruan tersebut tersedia akan memastikan kamu memiliki fitur terbaru.

