Wednesday, December 1, 2021
BerandaWorldGamesDilarang Bermain Game PUBG, Seorang Wanita Ceraikan Suami

Dilarang Bermain Game PUBG, Seorang Wanita Ceraikan Suami

TechDaily.ID – Bermain game memang mengasyikan. Namun, terkadang bermain game bisa membuat pemainnya kecanduan. Salah satu game yang bikin pemain kecanduan adalah PUBG.

Dilaporkan Gulf News, baru-baru ini seorang remaja wanita berusia 20 tahunan asal kota Ajman, Uni Emirat Arab mengalami kecanduan PUBG. Bahkan wanita tersebut rela menceraikan suaminya karena telah melarangnya bermain PUBG terus menerus.

Kapten Wafa Khalil Al Hosani, Direktur Pusat Sosial Kepolisian Ajman, mengatakan kepada Gulf News bahwa pusat itu menerima salah satu kasus percerian paling aneh. Sebab jarang ditemui pasangan suami istri yang bercerai akibat dilarang bermain game.

Dikatakan Kapten Al Hosani, seorang wanita mendatangi kantor Pusat Sosial Kepolisian Ajman untuk mencari bantuan setelah perselisihan dengan suaminya. Sebab pelarangan bermain game PUBG tersebut berujung kekerasan rumah tangga.

“Wanita tersebut membenarkan tuntutannya untuk bercerai dengan suaminya. Dia merasa kehilangan haknya untuk memilih sarana hiburan yang didapatkan melalui game PUBG. Padahal wanita tersebut merasa bermain PUBG dalam batasan wajar. Dia belum mengaktifkan opsi chat yang dapat terhubung dengan pemain PUBG lainnya,” ungkap Kapten Al Hosani.

BACA JUGA
Mobile Premiere League Banjir Hadiah, Yuk Ikutan!

Kepada Kapten Al Hosani, wanita tersebut mengatakan bahwa sang suami khawatir dia akan kecanduan bermain PUBG. Sehingga sang suami merasa khawatir bahwa istrinya melalaikan kewajibannya terhadap rumah tangga akibat bermain game PUBG.

Sang suami menyatakan bahwa larangan bermain game bukanlah masalah pengekang kebebasan. Namun untuk menjaga keharmonisan rumah tangga. Sang suami mengatakan kepada petugas polisi bahwa dia tidak berharap pelarangan bermain game berujung perceraian.

Kapten Al Hosani dan pihaknya tengah berupaya menyelesaikan kasus tersebut dengan jalur kekeluargaan dengan mempertemukan kedua pasangan tersebut. Mengingat sejauh ini, kantor Pusat Sosial Kepolisian Ajman sering menerima sudah banyak mengatasi kasus perselisihan pasangan suami istri.

Selain kasus percerian tersebut, kantor Pusat Sosial Kepolisian Ajman menerima laporan kecanduan game yang dialami seorang anak berusia 13 tahun. Anak tersebut sering mengabaikan tugas pelajaran di sekolah. Oleh karena itu, sang ibu meminta bantuan kepada kantor Pusat Sosial Kepolisian Ajman.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Artikel Terbaru

Rekomendasi