Thursday, July 18, 2024
BerandaTechlifeFelicette, Kucing Pertama yang Dikirim ke Luar Angkasa Berakhir Sedih

Felicette, Kucing Pertama yang Dikirim ke Luar Angkasa Berakhir Sedih

TechDaily.id – Felicette, seekor kucing hitam putih khas yang berasal dari jalanan Paris, menorehkan namanya dalam sejarah penjelajahan luar angkasa. Dia menjadi sebagai kucing pertama dan satu-satunya yang menjelajah kosmos.

Perjalanan luar biasa ini sejalan dengan meningkatnya ketertarikan terhadap eksplorasi ruang angkasa di kalangan para ahli, sebagaimana dikutip dari Economic Times.

Felicette, Kucing Pertama yang Dikirim ke Luar Angkasa

Tepatnya pada 18 Oktober 1963, roket “Veronique” Prancis, yang dirancang untuk mengangkut penumpang luar angkasa, membawa penumpang yang tidak biasa—seekor kucing!

Felicette, yang sebelumnya dikenal sebagai C341, memulai misi suborbital yang melambungkannya sejauh 96 mil di atas permukaan bumi. Dia dipilih oleh para ilmuwan untuk misi perintis ini, menjadikannya makhluk hidup pertama yang melakukan perjalanan ke luar angkasa untuk tujuan tersebut.

Namun, Felicette bukanlah satu-satunya kucing yang dipilih untuk misi ini. Dalam upaya menghindari keterikatan emosional, kucing tersebut diberi sebutan C341. Dia menjalani pelatihan astronot yang ketat, menahan gaya gravitasi tinggi di dalam mesin sentrifugal.

BACA JUGA
Tips Memanfaatkan Smartphone lama Menjadi Mouse Wireless

Di antara pesaing misi luar angkasa bersejarah ini, C341, yang kemudian diberi nama Felicette, adalah yang paling bersinar. Nama “Felicette” diberikan kepadanya hanya setelah dia selamat dari perjalanan luar biasa melalui kosmos.

Karena misi ini mewakili langkah awal umat manusia menuju alam luar angkasa yang belum diketahui, para ilmuwan sangat ingin mengungkap bagaimana makhluk hidup mengalami perjalanan luar angkasa. Felicette, yang sebelumnya dikenal sebagai C341, detak jantung dan pernapasannya dipantau secara cermat melalui elektroda yang ditanam di tubuhnya.

Sayangnya, kisah Felicette berubah menjadi menyedihkan ketika, beberapa bulan setelah dia kembali ke Bumi, para ilmuwan membuat keputusan sulit untuk menidurkannya. Hal ini dilakukan untuk melakukan pemeriksaan ekstensif terhadap otaknya, sebuah eksperimen yang tetap dirahasiakan kepada media karena kekhawatiran tentang potensi kemarahan publik atas dugaan kekejaman terhadap hewan.

Meski demikian, para peneliti luar angkasa percaya pengorbanan Felicette memberikan kontribusi yang signifikan terhadap tujuan mulia memajukan eksplorasi ruang angkasa manusia.

Tama
Tama
Gadgetfreak, FOMO
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Artikel Terbaru

Rekomendasi