Saturday, September 18, 2021
BerandaEnterpriseNews EnterpriseGara-Gara Huawei, Jerman Diancam Amerika

Gara-Gara Huawei, Jerman Diancam Amerika

TechDaily.id – Pemerintah Amerika Serikat kecewa dengan sikap Jerman yang kemungkinan akan tetap mengizinkan Huawei beroperasi di wilayahnya.
Duta Besar AS untuk Jerman, Richard Grenell, mengirim surat kepada pemerintah Jerman pada pekan lalu yang isinya mengancam akan menutup akses intelijen AS untuk Jerman jika Huawei diberikan izin untuk membangun jaringan 5G.
“Kementerian Federal Urusan Ekonomi dan Energi benar telah menerima sebuah surat. Akan ada balasan secepatnya,” ujar juru bicara kedutaan Jerman di Washington, Matthias Wehler, seperti dikutip dari CNN pada Selasa (12/3/2019).
Seperti yang sudah diketahui, AS mencurigai bahwa Huawei merupakan pihak swasta yang dikirim pemerintah China untuk melakukan aksi spionase di berbagai negara. Ironisnya, dugaan AS tersebut hingga kini belum terbukti.
Di sisi lain, pemerintah China dan Huawei berkali-kali membuat pernyataan bahwa tudingan AS tersebut tidak benar dan mengada-ada, karena tidak diiringi dengan bukti-bukti.
Sementara itu, kalangan analis dan eksekutif industri teknologi menilai bahwa teknologi 5G yang dikembangkan merupakan yang terbaik di dunia, sehingga mereka sulit berpaling untuk mencari vendor lain yang mampu menandingi Huawei.
Pemerintah Jerman sendiri telah mengumumkan tidak akan melarang perusahaan manapun untuk ikut membangun jaringan 5G di negaranya pada 7 Maret lalu. Selain Jerman, keputusan yang sama juga dilakukan oleh Inggris.
Meski Inggris dan Jerman tidak mengindahkan himbauan AS, namun negara yang dipimpin oleh Presiden Donald Trump itu tetap ‘keukeuh’ memaksakan agar negara-negara sekutu AS harus menjauhi Huawei.
“Jika perangkat (Huawei) tersebut lokasinya berada di tempat di lokasi yang juga kami tempati,  maka hal itu mempersulit kami untuk bermitra,” sebut Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo.
Sedangkan pendiri Huawei Ren Zhengfei meyakini bahwa tekanan AS tidak akan sanggup untuk menghancurkan perusahaannya.
“Tidak ada cara bagi Amerika untuk menghancurkan kami. Dunia tidak bisa meninggalkan kami karena kami lebih maju,” tutup ayah kandung dari Meng Wenzhou tersebut.
BACA JUGA
AMD Umumkan Detail ‘Tenaga’ Baru Untuk Notebook Gaming
BACA JUGA
Gabung Asana, PoinStar Perkuat Portofolio Asana Global Channel Network
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Artikel Terbaru

Rekomendasi