Saturday, October 23, 2021
BerandaTechlifeeSportJadi Juara Grand Final Indonesia Asia Pacific Predator League 2020, Perjuangan BOOM...

Jadi Juara Grand Final Indonesia Asia Pacific Predator League 2020, Perjuangan BOOM Esports dan Victim Rise Masih Belum Usai

Techdaily.ID Setelah melalui serangkaian pertarungan sengit pada babak final Indonesia pada Asia Pacific Predator League 2020, akhirnya BOOM Esports berhasil menyabet gelar juara pertama untuk DOTA 2. Sementara Victim Rise sukses menjadi pemenang untuk PUBG. Babak Grand Final Indonesia Asia Pacific Predator League 2020 sendiri berlangsung selama tiga hari dari tanggal 17 hingga 19 Januari 2020 di Atrium Mall Kota Kasablanka.

Sebelumnya, BOOM Esports berhasil mengalahkan PG.BarracX dalam pertandingan final DOTA 2 dengan skor 4:3. Dipimpin oleh Khezcute dan beranggotakan Dreamocel, Mikoto, Fbz, dan Hyde, BOOM eSports berhasil menyingkirkan PG.BarracX. Hingga akhirnya PG Barrack tersungkur ke posisi runner-up.

Sedangkan Victim Rise sanggup menyisihkan Victim Reality di babak final yang ditentukan lewat 6 match.
Diketuai oleh C1moy bersama Tantruum, Kamalz, Victim Rise mampu mengungguli poin Victim Reality, dengan 91 poin.

BACA JUGA
Sah, Acer Asia Pacific Predator League 2020 Resmi Digelar

Poin ini didapat setelah meraih 3 placement dan 49 kills melawan Victim Reality yang belum sempat mendapatkan placement dan 31 kills. Kemudian Victim Reality dinobatkan sebagai juara kedua untuk PUBG.

Masing-masing juara pada Final Indonesia Predator League 2020 berhak membawa pulang hadiah senilai 50 juta rupiah. Sementara total hadiah yang diperebutkan dalam babak final Indonesia Predator League 2020 sebesar Rp 200.000.000. Selain itu, juara satu sampai keempat akan mendapatkan beasiswa di BRI Institute untuk kuliah S1 yang diberikan oleh Kemkominfo dan AVGI.

Penyerahan Hadiah Juara Utama Grand Final Indonesia Acer Asia Pacific Predator League 2020

“Selamat kepada BOOM Esports dan Victim Rise, kami bangga bisa mengumumkan kedua pemenang hari ini di Final Indonesia Asia Pacific Predator League 2020. Kami optimis bahwa industri esport akan terus tumbuh. Acer bersama dengan rangkaian produk Predator dan lainnya akan terus mendukung munculnya bakat muda esport. Predator League sendiri akan terus berinovasi seperti yang kami lakukan di tahun ini dengan menghadirkan konvergensi harmonis antara dunia olahraga, pendidikan, dan digitalisasi. Kami yakin kedua tim ini mampu memberikan performa terbaik pada Grand Final di Manila dan muncul sebagai pemenang serta membawa pulang Predator Shield,” ujar Herbet Ang, Presiden Direktur Acer Indonesia disela acara Babak Final Indonesia Acer Asia Pacific Predator League 2020.

Selanjutnya juara utama PUBG, BOOM E-sports dan Victim Rise, juara utama DOTA2 akan kembali berjuang mewakili Indonesia dalam gelaran Babak Final Asia Pacific Predator League 2020 yang akan berlangsung di Manila, Filipina, pada tanggal 22-23 Februari 2020 mendatang. AsiaAsia Pacific Predator League 2020 sendiri diikuti oleh 17 negara.

Negara tersebut meliputi Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, Taiwan, Filipina, Singapore, Hong Kong, Macau, India, Australia, Korea, Sri Lanka, Jepang, Myanmar, Bangladesh dan Mongolia. Sang juara utama dari Indonesia untuk DOTA 2 dan PUBG bersama juara dari negara lain akan memperebutkan total hadiah sebesar USD 400.000 atau setara Rp 5,4 miliar dalam Babak Final Asia Pacific Predator League 2020.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Artikel Terbaru

Rekomendasi