Wednesday, December 1, 2021
BerandaTechlifeeSportKebanyakan Main Game Online Bisa Kena Down Syndrome?

Kebanyakan Main Game Online Bisa Kena Down Syndrome?

TechDaily.id – Game online saat ini tengah marak di berbagai belahan dunia, tak terkecuali di Indonesia yang bahkan sangat bangga menggelar ajang Piala Presiden sebagai bentuk dukungan terhadap kemajuan game online khususnya eSport.

Akan tetapi, game online juga menyebabkan efek kecanduan yang luar biasa dan menjadikan perubahan perilaku pemainnya.

Lantas, bagaimana menurut pandangan sains? Sebuah studi dalam jurnal Addiction Biology mengungkapkan bahwa remaja yang memiliki tingkat kecanduan game online yang tinggi memiliki koneksi yang lebih kuat antara beberapa area otak yang berbeda.

Dilansir dari laman Popular Science (09/4), koneksi yang kuat ini dapat meningkatkan kinerja kognitif dan membuat remaja tersebut lebih cekatan.

Hubungan yang lebih kuat antara dorsal anterior cingulate cortex dan insulae bilateral memungkinkan si remaja tersebut  untuk bereaksi lebih cepat terhadap kejadian di sekitarnya, seperti halnya serangan dalam game.

“Hyperconnectivity (keterhubungan lebih) antara jaringan otak ini dapat menyebabkan kemampuan lebih kuat untuk mengarahkan perhatian ke arah target dan untuk mengenali informasi baru di lingkungan. Perubahan tersebut pada dasarnya bisa membantu seseorang untuk berpikir lebih efisien,” terang penulis studi ini, Jeffrey Anderson.

Namun, bukan itu saja efek yang ditimbulkan dari kecanduan bermain game online, pasalnya jika terdapat hubungan yang kuat antara dorsolateral prefrontal cortex dan temporoparietal junction diduga dapat membatasi kontrol impuls seseorang dan dapat ditemukan pada pasien dengan penyakit Down Syndrome, skizofrenia, dan autisme.

Meski pemerintah saat ini tengah mendukung perkembangan game online, khususnya eSport, akan tetapi kita tetap harus memperhatikan waktu bermain dan melakukan kegiatan lainnya yang lebih bermanfaat.

BACA JUGA
4 Konsol Game Klasik Yang Masih Mencuri Perhatian
Arie
Humoris, Humanis dan Fantastis
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Artikel Terbaru

Rekomendasi