Wednesday, September 22, 2021
BerandaEnterpriseNews EnterpriseKenali Tantangan Ini Saat Membangun Infrastruktur Cloud

Kenali Tantangan Ini Saat Membangun Infrastruktur Cloud

Dalam laporan Gartner yang berjudul Predicts : Cloud Computing to Drive Digital Business, menyebutkan bahwa teknologi Cloud semakin dipercaya sebagai pemberi solusi yang cerdas, terukur dan elstis. Namun, untuk membangun keunggulan kompetitif dan memangkas biaya, CIO dan pemimpin TI lainnya harus terus menyesuaikan strategi mereka untuk meningkatkan kemampuan cloud.

Banyak industri yang melihat teknologi Cloud sebagai evolusi IT berikut  berkat kemampuannya menjadi sumber dari sumber daya yang diperlukan IT, seperti menjadi sumber daya komputasi, kapasitas penyimpanan, konektivitas jaringan, aplikasi mobile atau layanan keamanan. Meskipun penerimaan cloud, publik, swasta atau hybrid, sebagai strategi yang dapat diterima pada jaminan layanan utilitas,nyatanya masih terdapat kebingunan dari penyedia layanan cloud.

Henk ten Bos, kepala informasi Ageas Insurance Company (Asia) Limited di Hong Kong, merasa bahwa teknologi berbasis awan telah mengubah pandangan IT terhadap teknologi dan implementasinya selama lima tahun terakhir. Ia juga membagikan beberapa pengalaman sebelumnya, termasuk upaya untuk mengintegrasikan layanan cloud-like dalam proyek-proyek yang akan datang. Termasuk juga keberatan yang diajukan oleh anggota tim IT berkaitan dengan penggunaan cloud untuk proyek CRM. Dan pada akhirnya, contoh sukses dari proyek cloud memiliki peran penting pada berkurangnya keberatan dan mendapatkan apresiasi lebih dari nilai cloud untuk TI dan bisnis.

BACA JUGA
Laporan TechRepublic 2019: Proyeksi Anggaran TI 2020: Security, Cloud, dan Digitalisasi Jadi Prioritas Utama
BACA JUGA
Bhinneka.com Dukung Industri Kreatif Maju, Luncurkan Pilihan Rangkaian Mesin Cetak Large Format

Saat ini ten Bos dan timnya melihat cloud sebagai platform yang layak untuk proyek-proyek yang masih dianggap masuk akal. Setiap proyek IT di mana cloud menjadi pertimbangan akan diikuti penelitian yang sama seperti yang diterapkan proyek IT lain termasuk kasus bisnis, kontrol dan keamanan. Sekarag cloud merupakan pilihan serius dari tim IT di Ageas dan akan mempertimbangkannya sebagai bagian dari proyek saat ini dan masa depan.

Sementara itu, RightScale State of Cloud Report menawarkan beberapa kenyamanan untuk lembaga yang melihat ke cloud dan menyarankan penyebaran hybrid cloud, dimana data mission-critical di-host on-premis dengan semua aplikasi lain yang berada di cloud publik, ia akan cepat menjadi aturan bagi banyak perusahaan. Lebih menarik adalah penerimaan, dimana keamanan bukan tantangan nomor satu bagi calon pengadopsi cloud. Sebaliknya, tantangan utama bagi pengadopsi ini terletak pada kisaran biaya dan upaya optimasi.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
BACA JUGA
Dell Perluas Kerjasama dengan Google, Umumkan  Latitude Chromebook untuk Enterprise

- Advertisment -

Artikel Terbaru

Rekomendasi