Wednesday, December 1, 2021
BerandaEnterpriseTelcoMenkominfo Kembali ‘Sentil’ Operator di ITF 2019

Menkominfo Kembali ‘Sentil’ Operator di ITF 2019

TechDaily.id – Pada ajang Indonesian Technology Forum (ITF) yang digelar pada Kamis (02/5) Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara memberikan ‘sentilan’ kepada para operator seluler di Indonesia untuk segera melakukan konsolidasi.

Konsolidasi ini sendiri dimaksudkan untuk menyehatkan Industri telekomunikasi Indonesia yang kini terdapat cukup banyak operator seluler.

“Kalau kita berusaha untuk menyehatkan industri, berarti saat ini industri sedang tidak sehat. Salah satu hutang saya adalah bagaimana menyehatkan industri ini,” ujar pria yang kerap disapa Chief RA ini.

Rudiantara menambahkan, saat ini sendiri Earning Before Interest, Tax, Depreciation, and Amortization (EBITDA) di industri telekomunikasi Indonesia secara keseluruhan tidak lebih dari 40%. “EBITDA kita secara industri gak lebih dari 40%, padahal 5 tahun lalu kita diatas 40%.”

Untuk mengatasi hal tersebut, Rudiantara menganggap bahwa konsolidasi dan merger adalah sebuah solusi yang manjur. Dengan adanya konsolidasi, tentu diharapkan dapat menjadi solusi untuk menyehatkan industri telekomunikasi Indonesia.

“Konsolidasi perlu dilangsungkan dengan tujuan agar industri telekomunikasi menjadi efisien.”

Sementara itu, terdapat sebuah kendala yang membuat operator enggan melakukan konsolidasi. Kendala tersebut berkaitan dengan Undang-undang Telekomunikasi tahun 1999 yang secara singkatnya mengartikan bahwa frekuensi yang dimiliki tiap operator akan dikembalikan ke negara ketika operator tersebut berhenti beroperasi.

Hal inilah yang menjadi keengganan para operator untuk saling mencaplok satu sama lain, dikarenakan kekhawatiran mereka hanya akan mendapatkan perusahaan kosong, tanpa aset blok frekuensi.

Selain urusan frekuensi, hambatan lain para operator seluler di Indonesia urung melakukan konsolidasi adalah karena hal tersebut harus ditentukan oleh para pemegang saham dan bukan para pelaku industrinya.

Well, simak ditunggu manuver lain pemerintah untuk mewujudkan konsolidasi ini.

BACA JUGA
Selama WFH, Netflix Jadi Primadona Pengguna XL
Arie
Humoris, Humanis dan Fantastis
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Artikel Terbaru

Rekomendasi