Saturday, September 18, 2021
BerandaGadgetNokia Buka Suara Terkait Dugaan Pengiriman Data Pelanggan ke China

Nokia Buka Suara Terkait Dugaan Pengiriman Data Pelanggan ke China

TechDaily.id – Nokia dikabarkan mengirimkan data pribadi pengguna ke pihak China secara diam-diam. Atas kejadian tersebut, lembaga perlindungan data Finlandia pun segera mengadakan penyelidikan ke brand yang masyur di Indonesia tersebut.

Kejadian ini terungkap setelah stasiun TV Norwegia NRK mengaku memiliki bukti penyalahgunaan data tersebut yang didapatkannya dari salah satu pengguna smartphone Nokia 7 Plus,  Hendrik Austad.

Kepada NRK, Austad mengaku bahwa smartphone nya ini sering mengirimkan data pribadinya secara diam-diam. Nokia 7 Plus yang digunakannnya pun diketahui kerap kali mengirim data ke server yang ada di China, di mana paket data tersebut bebas dari enkripsi.

Kejadian ini terjadi tiap kali Austad membuka kunci layar Nokia 7 miliknya dan data pribadi hingga lokasi realtimenya pun langsung dikirim ke server.

Tanggapan Nokia

BACA JUGA
iPhone 11 Meluncur, Yuk Intip Spesifikasinya

Atas kejadian ini, HMD Global langsung buka suara. Dilansir dari Android Authority (22/3), pihak HMD Global mengaku adanya kekeliruan ketika proses aktivasi Nokia 7 Plus tersebut.

“Kami telah menganalisis kasus yang ada dan telah mengetahui adanya kekeliruan dari client aktivasi perangkat kami yang ditujukan untuk negara lain dan memasukkannya ke dalam paket software batch pertama dari Nokia 7 Plus. Karena kesalahan ini, smartphone secara keliru mencoba mengirim data aktivasi perangkat ke server pihak ketiga,” kata HMD Global dalam pernyataannya.

Meski begitu, HMD Global mengklaim bahwa tidak ada informasi yang dapat diidentifikasi secara pribadi dikirim ke server Cina. Pihaknya pun mengaku bahwa masalah ini telah diperbaiki pada awal tahun 2019.

“Kesalahan ini telah diidentifikasi dan diperbaiki pada Februari 2019 dengan mengalihkan klien ke varian negara yang tepat. Semua perangkat yang terkena dampak telah menerima perbaikan dan hampir semua perangkat telah menginstalnya, ”kata HMD.

Pihak HMD pun berujar bahwasanya mengumpulkan data perangkat ketika pertama kali aktivasi adalah hal yang wajar untuk mengaktifkan garansi ponsel.

BACA JUGA
Nokia 6.1 Plus Sudah Bisa Cicipi Android 10
BACA JUGA
Selisih Rp 300 Ribu, Nokia 2.2 Turun Harga
Arie
Humoris, Humanis dan Fantastis
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Artikel Terbaru

Rekomendasi