BerandaEnterpriseRegulatoryPerangi Hoax, Kominfo Rilis Chatbot Khusus Telegram

Perangi Hoax, Kominfo Rilis Chatbot Khusus Telegram

TechDaily.ID Menjelang Pemilu 2019, banyak berita palsu (hoax) beredar di platfrom sosial media maupun instant messenger. Untuk menekan peredaran hoax, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kominfo) bekerjasama dengan startup Prosa meluncurkan chatbot anti hoax. Chatbot anti hoax hanya tersedia untuk platform Telegram melalui akun @chatbotantihoax.

“Chatbot anti hoaks ini merupakan sistem berteknologi AI yang mampu mengidentifikasi kata per kata yang mengandung unsur hoax. Informasi klarifikasi hoaks yang akan disajikan melalui chatbot berasal dari data base Mesin AIS Kominfo. Mesin AIS bekerja 24 jam selama 7 hari dengan didukung 100 anggota tim verifikator,” ujar Semuel Abrijani Pangerapan, B.Sc, Dirjen Aplikasi Informatika Kominfo.

Cara menggunakan chatbot anti hoax ini cukup mudah. Cukup cari akun @chatbotantihoax di Telegram. Kemudian masukan kata yang ingin kamu identifikasi hoax atau bukan. Selanjutnya chatbot akan menampilkan hasilnya apakah keyword yang kamu masukan hoax atau tidak.

Chatbot anti hoax hanya bisa mendeteksi hoax dalam bentuk kata maupun tautan artikel. Selanjutnya, chatbot anti hoax akan dilengkapi fitur yang dapat mendeteksi foto dan video di Telegram.

Semuel menambahkan, nantinya Kominfo akan mewajibkan semua platform menghadirkan fitur chatbot anti hoax. Saat ini Kominfo dan Prosa sedang mengembangkan chatbot anti hoax untuk pengguna WhatsApp dan Line.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Artikel Terbaru

Rekomendasi