Monday, June 17, 2024
BerandaEnterpriseTelcoApa Manfaat Satelit Satria-1 Untuk Perekonomian Indonesia? Ini Jawabannya! 

Apa Manfaat Satelit Satria-1 Untuk Perekonomian Indonesia? Ini Jawabannya! 

Techdaily.idBadan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) mengungkapkan perkembangan terkini posisi Satelit Republik Indonesia (Satria-1) usai diluncurkan pada 19 Juni 2023. Lantas, apa manfaat Satelit Satria-1 untuk perekonomian Indonesia? 

Untuk menemukan jawabannya, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu posisi terupdate dari satelit ini. Sekadar informasi, Satelit Satria-1 akan menempati slot orbit 146 derajat Bujur Timur yang berada di atas wilayah Papua. Wahana ini nantinya akan dimanfaatkan untuk menyediakan akses internet di daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

Project Manager Satria-1 PT Pasifik Satelit Nusantara, Nia Asmady, mengungkapkanbahwa saat ini Satria-1 sedang berada di slot orbit 50 derajat.

“Nanti setelah sampai, diuji dulu. Pengujiannya sejak November. Diharapkan akhir Desember atau awal Januari 2024 sudsh beroperasi. Jadi, masih on track,” ujar Nia pada Media Update yang dilangsungkan  oleh Forum Wartawan Teknologi (FORWAT) di Jakarta, Senin (31/7). 

Sekadar informasi, satelit ini merupakan proyek strategis nasional seperti tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 56 Tahun 2018 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional. Lantas, apa manfaatnya? Yuk Scroll ke bawah lagi.

BACA JUGA
Telkomsel Sabet 6 Penghargaan dari Opensignal

Manfaat Satelit Satria-1 Untuk Perekonomian Indonesia

Untuk diketahui, satelit ini nantinya tidak akan digunakan secara langsung oleh masyarakat Indonesia, melainkan digunakan untuk Public Sector di wilayah 3T.

Secara fungsi, satelit SATRIA-1 ini ditujukan untuk memberikan akses internet, terutama keperluan pendidikan, kesehatan, layanan publik, TNI, Polri, dan masyarakat di 3T.

Manfaat bagi sektor pendidikan sendiri adalah SATRIA-1 bisa mendukung layanan internet cepat dari sekolah tingkat SD hingga Pesantren. Kedua, di sektor kesehatan, SATRIA-1 melayani 3.700 titik Puskesmas, Rumah Sakit, dan layanan kesehatan lainnya Sehingga layanan internet cepat bisa memudahkan konektivitas layanan kesehatan terutama di daerah 3T.

Selanjutnya di sektor Polhukam, fasilitas internet cepat dari SATRIA-1 ini membantu TNI dan POLRI di 3.900 titik dalam memenuhi kebutuhan administrasi pertahanan dan keamanan. 

Yang terakhir, sektor pemerintah daerah, internet cepat bisa mendukung 47.900 titik kantor desa/kelurahan dan kecamatan di Indonesia. 

Sehingga pelayanan berbasis elektronik bisa cepat, efisien dan efektif. Pemerintah menargetkan SATRIA-1 akan mulai melayani kebutuhan akses internet cepat pada awal tahun 2024.

BACA JUGA
Trafik Data XL Axiata Naik 35% di Lebaran Tahun Ini

Untuk pemanfaatan ekonominya sendiri, beberapa use case sudah dipersiapkan seperti penerapan Peduli Tani Anak Negeri (PETANI) yakni sebuah program e- agriculture yang memungkinkan petani untuk memantau kondisi tanaman secara real-time dengan sensor yang terhubung. 

Tidak sampai disitu, dengan tersedianya jaringan, satu perusahaan Indonesia dapat menyediakan ponsel pintar yang terintegrasi dengan bahan pengajaran ke sekolah-sekolah pedesaan. 

Ada pula skema Sisternet yakni platform digital yang memberdayakan dan memperkaya pengalaman online wanita dan memberikan saran tentang berbagai topik. 

Ada pula Inisiatif Kampoeng Cyber yang memungkinkan seorang penduduk desa untuk membuka peluang baru seperti halnya sebuah blog yang mempromosikan peralatan memancing buatan tangan dan akhirnya membuka toko fisik. 

Dengan hadirnya internet di wilayah 3T, tentu akses informasi menjadi lebih mudah, sekaligus membuka semua peluang bagi setiap anak Indonesia. 

Arie
Arie
Humoris, Humanis dan Fantastis
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Artikel Terbaru

Rekomendasi