Telco

Siapkan Jaringan 5G, XL Uji Coba Dynamic Spectrum Sharing

Techdaily.id – XL Axiata tengah melakukan persiapan untuk menggelar layanan internet mobile generasi kelima mereka yakni 5G. Layanan internet mobile ini sejatinya telah digelar di beberapa negara, mesipun belum masif seperti jaringan 4G. Untuk merealisasikan hal tersebut, XL mulai melakukan serangkaian konsep seperti uji coba Dynamic Spectrum Sharing (DSS) 4G/5G yang memungkinkan pemanfaatan spektrum yang sama untuk layanan 4G dan 5G.

BACA JUGA
Minimalisir Penyebaran Pandemi COVID-19, Smartfren Bagikan Masker Gratis

Seperti diketahui, layanan 5G akan menjadi solusi yang tepat terkait meningkatnya trafik data hingga tahun-tahun ke depan. Trafik data sendiri diperkirakan akan terus mendominasi dengan layanan video sebagai salah satu layanan dengan kapasitas besar, yang diprediksi akan mencapai 82% trafik data pada tahun 2022 nanti.

Director & Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa mengungkapkan, XL sendiri sejatinya mampu untuk menggelar jaringan 5G pada tahun depan, hanya saja tentu dibutuhkan spektrum khusus agar pengalaman pelanggan menjadi lebih baik lagi.

“Kalau ditanya apakah di tahun 2021 kita bisa memberikan layanan 5G ke pelanggan, tentu kita bisa. Masalahnya untuk bisa mendeliver pengalaman yang terbaik untuk 5G ke pelanggan, tentunya kita membutuhkan spektrum yang sesuai,” ujarnya saat press conference secara virtual (23/12).

Upaya paling baru yang dilakukan XL Axiata dalam menyiapkan jaringan menuju implementasi 5G adalah dengan melakukan ujicoba teknologi 4G/5G Dynamic Spectrum Sharing (DSS). Teknologi ini memungkinkan pemanfaatan spektrum yang sama untuk layanan 4G dan 5G, dan diujicobakan pada spektrum yang saat ini sudah dimiliki XL Axiata, yaitu 1800MHz dan 2100MHz.

Dynamic Spectrum Sharing

Uji coba yang dilakukan di area Depok ini berada pada tahap optimasi dan evaluasi performa. Untuk keperluan uji coba ini, XL Axiata bekerja sama dengan Ericsson melalui feature ESS (Ericsson Spectrum Sharing).

“Tujuan dari uji coba ini adalah guna melihat kesiapan jaringan XL Axiata untuk 5G. Selain itu, uji coba ini juga dimaksudkan untuk mempelajari pengaruh implementasi 5G pada spektrum eksisting terutama pada layanan yang saat ini sudah berjalan, yaitu 3G dan 4G. Dengan 4G/5G DSS, XL Axiata bisa memanfaatkan spektrum yang sama untuk layanan 4G dan 5G secara dinamis, alias berbagi pakai antara 4G dan 5G. Saat nanti 5G sudah diimplementasikan dan spektrum khusus telah tersedia, DSS dapat digunakan untuk solusi perluasan jaringan 5G dengan memanfaatkan jangkauan dan kapasitas spektrum eksisting, “ lanjut Gede.

BACA JUGA
Daftar OPPO Reno Series Edisi Spesial, Kamu Suka yang Mana?

Perlu diperhatikan, istilah spectrum sharing dalam konteks DSS ini sama sekali berbeda dan tidak ada hubungannya dengan spectrum sharing yang diatur dalam UU Cipta Kerja. 4G/5G spectrum sharing pada DSS ini mengacu pada pemanfaatan spektrum untuk digunakan bagi layanan 4G dan 5G secara bergantian.

Seperti diketahui, Inovasi teknologi 5G memungkinkan koneksi dengan kapasitas yang jauh lebih besar, untuk itu dibutuhkan kanal bandwidth yang lebih lebar. Setelah lelang 2.3GHz selesai, XL Axiata menunggu lelang spektrum 5G selanjutnya, yaitu 700MHz, 2.6GHz, 3.5GHz, 28GHz dengan total 1280MHz. XL Axiata berharap pengadaan spektrum 5G tersebut dapat segera terealisasi sesuai dengan rencana pemerintah.

“Untuk bisa merasakan 5G yang sepenuhnya tentu dibutuhkan frekuensi yang lebih besar, kedepannya tentu kita ingin ada spektrum yang khusus untuk 5G. Kita juga mengharapkan ada di 3.5 Ghz atau 2.6 Ghz yaitu frekuensi mid band yang kini juga kita gunakan untuk 4G.”

Selain dari sisi spektrum, Gede berharap keseluruhan ekosistem teknologi 5G dapat segera benar-benar bisa terbentuk di Indonesia, seperti ketersediaan spektrum 5G, kesiapan infrastruktur, kesiapan use case, serta kesiapan perangkat pengguna yang terjangkau oleh pelanggan.

BACA JUGA
Smartfren Pastikan Jaringan Stabil Sepanjang Perjalanan MRT

Saat ini jaringan XL Axiata telah membentang dari Sabang hingga ke Merauke, termasuk di kawasan perkotaan maupun pedalaman, dengan 100% jaringan LTE. Hingga Desember 2020 ini, jangkauan layanan XL Axiata mencakup 34 provinsi, 458 kota/kabupaten, dan 60.623 desa, termasuk 353 desa 3T (USO) dengan total BTS sebanyak 143 ribu. Serta didukung oleh jaringan fiber optic yang membentang sepanjang lebih dari 100.000 km di seluruh Indonesia.

Peningkatan kapasitas dan efisiensi jaringan dilakukan secara menyeluruh, baik pada jaringan radio, transport maupun core. Pada sisi radio, peningkatan dilakukan dengan modernisasi perangkat radio serta implementasi Carrier Aggregation. Selain itu, dalam rangka inovasi untuk meningkatkan penetrasi jaringan, XL Axiata juga melakukan uji coba teknologi Open RAN. Kemudian pada sisi transport, dilakukan fiberisasi dan Segment Routing. Pada jaringan core, XL Axiata menerapkan teknologi Cloud based Core dan Distributed Core, serta Control and User Plan Separation. Selain peningkatan kapasitas dan efisiensi jaringan, dalam rangka persiapan 5G, XL Axiata juga telah melakukan serangkaian uji coba terkait 5G, seperti 5G outdoor, 5G eMBB, smart city, hologram, serta pengujian beberapa spektrum 5G seperti milimeter wave, serta DSS.

Tags

Arie

Humoris, Humanis dan Fantastis

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close