Techlife

Mengenal Istilah Bertani on Cloud, Apakah Itu?

Techdaily.idSejak merebaknya pandemi Covid-19, banyak aspek kehidupan telah berubah. Semua sektor terkena imbasnya, tidak terkecuali sektor pertanian. Dilansir FAO, Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia, dikhawatirkan akan terjadi krisis pangan sebagai dampaknya. Sistem produksi, distribusi, transportasi hasil panen, termasuk jalur pasokan ke konsumen ikut terganggu. Untuk mengantisipasi peringatan FAO, Kementrian Pertanian (Kementan) berupaya menjaga ketahanan pangan dalam masa pandemi dengan menghadirkan program Bertani on Cloud.

Upaya menjaga pasokan makanan perlu bantuan banyak pihak, tidak hanya pemerintah. Kementan mengambil langkah dengan membuat program Bertani on Cloud untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan petani. Selain itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi juga menargetkan generasi milenial agar tertarik dengan dunia pertanian.

Program ini sendiri sudah diadakan selama 23 kali dengan pelaksanaan dua kali seminggu setiap Selasa dan Kamis. Peserta dapat mengikuti pelatihan ini dari live streaming Facebook, Youtube, dan Zoom dengan kapasitas terbatas. “Jadi satu kali running, jumlah pesertanya bisa 4.000-5.000 orang itu luar biasa sekali. Saat ini sudah mencapai volume 23 artinya sudah 23 kali Bertani on Cloud diadakan. Bayangkan satu volume itu dua kali pagi dan sore,”ujar Dedi.

Materi dalam program bervariasi, mulai dari pertanian hulu hingga hilir. “Sebetulnya sekarang bagaimana melatih petani melakukan pemupukan yang baik, menggunakan alat-alat mesin pertanian. Bagaimana caranya merawat tanaman agar terhindar dari hama dan penyakit, bagaimana caranya mengolah hasil tani,” kata Dedi. Peserta juga diajarkan cara bertani di pekarangan rumah dan bagaimana mendapatkan modal untuk bertani.

BACA JUGA
4G Telkomsel Kini Bisa Dinikmati di Flores Timur

Selain itu, BPPSDMP telah membagikan informasi pelatihan ini di website resmi BPPSDMP dan grup whatsapp para petani milenial, grup penyuluh, dan praktisi yang dimiliki BPPSDMP. Melalui program ini Dedi berharap pelatihan yang diberikan dapat berguna bagi petani, penyuluh, praktisi, dan UMKM mengimplementasikannya di lapangan dan memberi ide dalam melihat peluang di tengah pandemi.

Read More 

Tags

Arie

Humoris, Humanis dan Fantastis

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close